Showing posts with label Share. Show all posts
Showing posts with label Share. Show all posts

Wednesday, December 3, 2014

Event Cosplay Yang Menentang Sejarah Indonesia

Bissmillahirohmanirrohim... | Melawan LUPA


Pada era saat ini, siapa yang tidak mengenal Cosplay? terutama bagi remaja Indonesia. Cosplay sebenarnya lebih mirip dengan pesta kostum, selain mengenakan kostum juga memeragakan atau memerankan sesuia tokoh yang di kenakannya.

Pada suatu saat yang berlalu, aku dan kawan-kawan menghadiri event cosplay di tempat yang dapat diakatakan babat alas di daerah tersebut, pengunjungnya sangat banyak dan ini penganalam pertama bagi saya. Tidak seperti event-event cozu biasanya yang diadakan di tempat-tempat yang ramai seperti mall, atau taman kota sejenisnya.

Acara tersebut di laksanakan seharian, semakin lama peserta cosplay semakin banyak dan ramai begitu juga dengan pengunjung. berbagai lomba di laksanakan, namun setelah saya shalat duhur agak telat sekitar hampir mendekati waktu ashar, di ujung tempat yang masih rimbun terdapat sosok yang menurutku mengerikan. Awalnya saya kira dia adalah peserta cosplay yang sedang melakukan fotografi seperti yang di lakukan cosplayer, namun anehnya sosok tersebut sendirian bahkan peserta cosplayer lainya yang lewat tak menghiraukannya, menurutku ini ada yang tidak beres.

Ternyata benar dugaanku, sosok tersebut bukanlah peserta cosplayer atau apapun. berambut panjang dengan pakaian yang mencolok, celana pendek putih, lembaran kain selebar perban menutupi sebagain tubuhnya. Dengan wajah muramnya, Ku mencoba berkomunikasi dengan posisi duduk. dan lagi-lagi bahasa jawa yang dilontarkan.

"Saya tidak tahu keinginan anak- anak zaman sekarang, begitu ceria, begitu senang, begitu mulyanya dengan acara seperti ini, ini acara mencintai jepang bukan? andai saja mereka hidup di zamanku mereka pasti tidak akan seceria ini....

"anak-anak yang ada di sini pastinya menangis darah... ucapnya sambil berjalan di arah yang sama, kekanan- dan kekiri, setelah diamati ternyata sosok tersebut seorang pria dengan tubuh yang kurus

"teman-temanku semua di perkejakan, tidak di beri makan, bahkan minum harus menjilat keringat sendiri, dengan pengawasan yang ketat kerja pagi siang sore malam.

"hingga akhirnya saya merencanakan untuk kabur bersama, saat melarikan diri kondisi teman-teman saya yang begitu lemah akhirnya terjatuh, mereka tertangkap,tidak di rawat justru di kumpulkan dan di aniya hingga tewas. saat itu saya sebelum di masukan ke pekerja kasar oleh jepang, saya dalam perjalanan penyempurnaan manunggaling wit, sehingga saat itu saya saja yang lolos karena tubuhku menggabungkan dengan pohon di sebelah sana..

"Tapi sial! teman seperguruanku yang di pekerjakan oleh jepang sebagai sipil pencatat memberitahu tentara jepang untuk menembak seluruh pohon di sekitar sini....

"Pekerja tinggal sedikit, lagi lagi terulang lagi. remaja yang belum menikah dan memiliki saudara perempuan di paksa kerja sedangkan saudara perempuannya dipaksa sebagai pemuas nafsu tentara. dan mereka yang memiliki istri juga dipaksa untuk melayani nafsu tentara jepang.

"ini situasi buruk! para pemuda seperti ini lebih mencintai budaya yang telah menghancurkan peradaban leluhurnya, seharusnya mereka lebih waspada dan dampaknya. hal seperti ini (menurutku sih anime, cosplay, game) hanya siasat kaisar jepang untuk mengahapus ingatans sejarah buruk, kebencian terhadap jepang kepada keturunan yang di jajahnya!

"mungkin ini juga terjadi di tempat yang pernah di jajah jepang, betapa susahnya untuk menghela nafas hidup dizaman jepang cok!! (aku terkaget sosok ini misuh dengan nada yang mengagetkan)

"indonesia udah merdeka cak, bahkan bung karnomu istri terakhirnya perempuan jepang...

"saya tidak tahu urusan sang raja (bung karno), Merdeka apanya, lihat jepang sudah memasukan budayanya ke kerajaan ini, nanti lihat usaha jepang juga ada disini, nanti lihat orang indonesia akan menjadi pembantu saja. silahkan potong lidah saya kalau tidak terjadi... setelah itu sosok tersebut pergi dan menghilang

yaps, dari percakapan tersebut sangat wajar apabila terdapat emosi yang tidak terkendali. nyatanya memang benar adanya. kita telah di bius oleh anime, musik, film, gaya hidup dan lain- lain oleh jepang. bukan hanya indonesia melainkan juga negara lain.

investasi dari jepang di Indonesia kian marak, dan yang ada kita hanya jadi buruh meski hal ini memperbaiki perekonomian warga sekitar. motor apa yang kamu gunakan? di indonesia 97% made in nihon. bahkan di jakarta, kereta api masih ada yang mengimpor kereta bekas dari japan. remaja indonesia kini lebih suka belajar bahas jepang, nyatanya.
 menurutku hal tersebut sebuah renungan saja :)



Sunday, November 24, 2013

Melawan (Bersama) Alam Di Gunung Semeru


kata orang "Warok dan Ulama"

Melawan berarti sama saja dengan membangkang, tidak sesuai aturan alias mbalelo. sebenarnya saya ingin menulis tulisan ini setelah pendakian ke semeru. sebagai contoh ikan lele yang melawan arus. ikan seharusnya diam di air yang tidak berarus, namun  berbeda dengan ikan lele.

Melawan alam ini aku lakukan pada saat bermalam di telaga Ranu Kumbolo, Aemeru. bagaimana tidak? seharusnya pendakian memakai jaket-lah, shal-lah, kaus kaki-lah, penutup kepala-lah, sleeping bag-lah etc.

Dinginnya malam 19.00 aku diluar sambil api unggun, aku menyadari bahwa aku akan tidur di tenda yang di isi 4 orang, belum lagi ada yang sait sehingga membuatnya ngorok terus... jujur paling gak suka sama orang yang tidurnya ngorok, belum lagi raja kentut, astaghfirullah.... emosi saja isinya waktu dulu.

Malam itu, aku hanya memakai "warok fashion" dari celana kombor, penadon, hingga udeng (pakaian adat ponorogo) dan biar kelihatan sedikit modis alias orang pendakian, kukalungkan shall warna merah hitam ku kalungkan.,

Pukul 20.30 persedian kayu habis, dan gelap. semua teman-teman kala itu berjumlah 24 orang masuk kedalam tenda masingmasing yang sudah dibagi kelompok.

Nah aku? karena tendaku berisikan orang yang sakit flu, demam usai perjalanan tentunya sesak karena salah perhitungan peserta diawal, selain itu aku tidak mau tertular sakit tersebut, aku hanya mampu diam merenung, melihat keadaan sekitar... seperti pasar malam bila kemah yang jauh dilihat, warna -warni lampunya, belum lagi pendakian dengan senternya baru datang.....

Ku ambil sarung berwarna hijau, ku ambil banner yang basah karena embun sebagai alas untuk tidurku. hal ini kulakukan sebagai luapan emosiku, yang ada pada pikiranku bahwa aku tidak sendiri, namun masih bersama Allah.
 ku mulai merebahkan tubuhku, agar tidak di ketahui orang bila aku tidur di luar tenda, kututupkna diriku dengan banner, yaps karena aku tidak ingin mereka menghawatirkan aku karena bla-bla-bla....

rasa hangat menerpa, meski angin terasa kencang, ku mencoba melawan dinginnya alam dengan berfikir tenang. Ahasil aku tidak merasa kedinginan saat tidur di luar tenda, pada pukul 02.00 pagi, ku terbangun dengan beberapa suara ribut dari samping tenda karena kedinginginan dankeluar yang hendak membuat api unggun, mencari kesana-kemari dengan gelapnya alam tidak menemukan satupun ranting, dalam hatiku pun berkata,
"Hahaha, kayu bakarnya habis sudah kubuat api unggun semua saat petang tadi"

setidaknya bila kita percaya dan berfikir kepada siapapun, mereka akan membalas kebaikan juga, tak sekali dengan alam rimba :)

dwonload lagu terbaru?

iklan 2

Followers