Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

Monday, December 23, 2013

Liputan khusus Rakornas dan Rekor muri onthel di Gresik Indonesia

"Kosti Indonesia di nobatkan sebagai komunitas Onthel Tua terbanyak Se-Dunia di kota Gresik-Indonesia!!! dengan jumlah 13.000 peserta yang hadir" itulah sepetik kalimat yang di ucapkan dengan lantang pada Rakornas akbar di dalam stadion sepak bola petrokimia Gresik, tempat pertemuan ribuan bertemunya Onthelis se-Indonesia. (malaysia jangan IRI lagi yaaah, yang pernah ngimpor 2 kontainer sepeda onthel dari indonesia tapi gagal di sumatera hahahha..)

Sepeda onthel merupakan sebuah produk dari pabrikan eropa (seperti belanda/ holand, inggris/england, jerman/germanch), dan luar eropa seperti India, Jepang, China, Amerika juga Indonesia namun.

Pada 21 hingga 22 Desembember 2013 kegiatan Rakornas (rapat kordinasi nasional) akbar onthel dan pencatatan rekor muri komunitas onthel terbanyak se-dunia ini di selenggarakan oleh Kosti Indonesia dan di perkasai oleh Kodim 0817 Gresik selaku pembina Kosti Gresikdan Pasekgres. Gelar Onthel tua Terbanyak di pegang oleh Indonesia :)




Video Berita Indenpenden
Video Berita TransTv
video Berita Rcti

FOTO-FOTO:
(klik gambar untuk memperbesar).
pameran onthel tertua

beberapa jenis onthel tertua

sepeda gazella yang dapat di belah-satukan



Rute yang melewati perumahan tua



panitia berpose dengan peserta yang berkostum nyentrik

Saturday, May 18, 2013

Dahlan Iskan Mirip Dengan Tuan Surinder (Rab ne bana de jodi)

Sepintas menurutku, Dahlan Iskan mempunyai kemiripan pakaian dan pekerjaan pada aseorang aktor disebuah film bollywod dengan judul, Rab Ne Bana di jodi....

Dari fashin/ pakaian kemeja putih dimasukan, sabuk diluar, kacamata, celana panjang dengan warna kream tua atau hitam, serta sepatu jenis olahraga pada saat kerja. Bahkan hal ini pernah dimuat di bacaan harian Jawa Pos, selain itu pak Dahlan juga memproduksi sepatu hasil kerjasama dari Jawapos dan perusahaan sepatu ternama League dengan tajuk DI kepanjangan dari Demi Indonesian (padahal DI kepanjangan dari namanya sendiri, Dahlan Iskan).

Bukan itu saja, kalau pak dahlan iskan bekerja menjadi direktur utama di sebual Perusahaan Listrik Negara (PLN), bedanya tuan surinder hanya menjadi karyawan di sebuah perusahaan listrik di daerah Punjabi India. jadi sama-sama di bidang kelistrikannya.


mungkin ini jadi refrensi para Dahlanis, bahwa film dari india ini menceritakan masa muda Mr,Dahlan??? wook Dahlan dulunya kan wartwan majalah Tempo di kalimantan hooooo.....


Sepatu League adalah sponsor resmi dari event tahunan mading yang diadakan oleh halaman Deteksi-jawapos, namun pada 2012 tim kami, madkresi memenangkan sepatu itu tia orang pada acara ulang tahun si DET tapi saat ditembusi gak dapet sampe sekarang, huuuuuuu :(

Monday, June 28, 2010

warok wilis ( ponorogo ) versus warok lawu ( magetan )

             Ini adalah salah satu sekelumit dari cerita rakyat magetan tentang ponorogo yang pernah di magetan, pada suatu hari warok wilis di sangka oleh teman se- warokannya di wilis sebagai adanya gerakan 2 bolo ( karena biasanya warok adalah bolo reyog ), karena merasa di asingkan sejumlah warok ini pindah ke gunung lawu , magetan. dari kabar yang di dengar bahwa teman mereka dulu pindah ke lereng lawu dan di sana di juluki sebagai warok lawu, dikabarkan mereka mengajarkan ilmu kanoragan kepada orang- orang magetan. lalu para warok wilis ini meyerbu kediaman warok lawu yang berada di puncak lawu, di akhir perang ke dua warok yang satu tempat asal daerah tersebut di menagkan oleh warok lawu, dan warok wili akhirnya mundur kembali ke ponorogo dan tidak kembali ke magetan, lalu dengan adanya perintah dari pimpinan ponorogo bahwa warok yang berada di lawu harus kembali ke ponorogo, lalu mereka akhirnya kembali ke ponorogo , namun hanya 1 warok yang tidak ingin kembali ke ponorogo, di adalah seorang warok yang di juluki warok lawu, beliau tidak kembali karena merasa di asingkan apabila di ponorogo, dan akan di serang.
           Menurut orang- orang megetan, bahwa orang ponorogo tidak berani ke puncak gunung lawu, karena takut dengan bathin warok lawu yang berada di gunung lawu yang sedang murka dengan warok wilis, apabila hal tersebut di lakukan maka mereka tidak akan selamat, hal itu juga di tuturkan oleh warga ponorogo yang tinggal di kota magetan.
...loading data post image:::100%

Monday, April 19, 2010

Upin Ipin Versus Si Unyil Pak Raden

     Upin ipin telah merampas nada pembuakaan si UNYIL  karya Pak Raden Singo Manggolo ini. Dimana pada serial animasi upin- ipin bernadakan selamat pagi cikgu.... nah sekarang kita samakan nada dari kedua karya tersebut....

Dan dengan ini Upin- ipin dapat terancam di hentikan untuk penayangannya dan di berhentikan dalam produksinya, karena masuk dalam pelanggaran hak cipta karya jenis musik.


Lirik :
Si Unyil :
Nyil Unyil - Unyil Usrok...

Versi Upin - Ipin :
Selamat Pagi Cikgu....





Thursday, March 18, 2010

Asal Usul Tari Remo Dan Ludruk | Sejarah dan perkembangannya

Bissmillahirrohmanirrohim...
SEJARAH TARI REMO DAN LUDRUK

Tari Remo kini menjadi tarian ikon kota Surabaya. Tari Remo terdapat versi Surabaya, Malang, Jombang, bahkan Probolinggo yang lebih dikenal tari Glipang. Tarian Remo asalnya sebagai tarian pembuka pentas seni Ludruk namun dapat juga sebagai tarian selamat datang penyambut tamu sesuai kebutuhan.

Pada zaman hindia belanda, di sebuah desa di jombang dengan sawah yang hanya mengandalkan bercocok tanam pada turunnya air hujan (Tadah Udan) yang di kelola Cak Mo mengalami gagal panen secara terus menerus, hingga bergantinya musim ke musim ini membuat cak mo dan istrinya merasakan kesusahan seperti yang di alami petani laiinya, karena tidak ada pemasukan.



Modal yang seharusnya menjadi hasil bumi justru tidak jadi karena kemarau yang panjang, ataupun serangan tikus dan hama sawah. Pada suatu ketika, cak mo berbicara kepada istrinya untuk mengadakan pertunjukan yang dimana hasilnya dapat menjadi pemasukan keluarga, namun sang istri yang tidak memiliki jiwa seni beranggapan bahwa hal tersebut adalah ide yang tidak bagus.

Cak mo terus menerus membujuk sang istri untuk mendukungnya. Cak mo yang memiliki latar belakang sebagai pemain jathilan pada group Reyog adalah hal yang tabu untuk di cerikan, belum lagi menjadi Gemblak sang warok. Untuk mensiasati sang istri agar tidak mengetahui latar belakangnya tentang kemampuan seni, Cak mo memadukan seluruh gerakan tarian seluruh tokoh yang ada pada seni Reyog di masukan dan dijadikan satu pada tariannya.

Dengan pakaian khas Gemblakan tanpa anyaman kuda, Cak mo mengadopsi dan menggunakan gagahahnya sang warok, gemulainya jathilan, lincahnya ganongan, tegasnya kelana sewandana bahkan hingga seni Gambyongan (sejenis Tayub) yang pada kala itu diminati masyarakat, pun menginspirasi menjadi gerakan tari yang diciptakannya. Sang istri yang hanya menggunakan sepasang kenong yang monoton dan berurutan untuk mengiringi sang suami menari serta mengucapkan sebuah Parikan (pantun jawa) yang di nyanyikan yang menarik perhatian penonton dan penasaran.

Sepasang suami selalu menampilkan diri dari desa ke desa dari kota ke kota hingga adanya panggilan untuk menari pada acara pesta rakyat, paska panen, bersih desa. Hingga akhirnya sang Bandar Surabaya mendengar rumor tarian yang baru dan sederhana yang memukau seluruh penduduk. Hingga di undangkanlah suami istri ini ke kota terbesar kedua di jawa untuk menyuguhkan tarian tersebut. Dan mendapatakn penghasilan yang tak terduga.

Cak Mo dan istrinya memutuskan untuk tinggal di kota Surabaya karena banyaknya yang mengundang Cak mo.awalnya cak mo hanya menyebutkan tarian tandhakan lanangan, karena biasanya tandhakan di lakukan oleh seorang perempuan.

Namun hingga akhirnya terdapat orang-orang yang mengenali gerak tari yang di bawakan oleh Cak Mo, bahwa tarian tersebut miriplah dengan kesenian yang ada di Reyog, hanya saja tarian yang dibawakan cak mo hanyalah sebuah rangkuman atau ringkasan dari seni Reyog, hingga mengungkapkan kata “Reyoge Cak Mo” (Reyognya cak mo) yang di singkat menjadi REMO.







Dan pada saat itulah tarian yang biasa di sebut Tandhak Lanangan menjadi Remo. Remo menjadi buah bibir warga Surabaya dan yang pernah berkunjung ke Surabaya, hingga adanya pemuda- pemuda untuk minta diajarkan tarian remo kepada cak mo.
Jajaran penari Remo Surabaya dengan Batik Madura
Karena mengingat tari remo sangat besar potensinya dan prospek di Surabaya, Cak mo membuat sebuah hiburan rakyat layaknya ketopra yang menceritakan pewayangan. Karena di Surabaya sebagaian besar penduduknya homogen di gunakanlah suatu hal cerita yang mudah dimengerti.
Penduduk surabya yang terdiri dari bukan orang jawa saja, melainkan luar pulau seperti melayu, arab, Madura, Sulawesi dll. Di buatkanlah hiburan rakyat yang mudah di terima di wilayah Arek, karena sifat orang asli Surabaya yang tegas, apa adanya, langsung pada intinya.

Subuah hiburan humor biasa disebut dagelan dengan mengambil cerita kehidupan sehari-hari yang semua tokohnya di perankan orang laki-laki, meskipun tokoh perempuan juga di perankan oleh pria alias banci, seperti halnya pemain reyog yang semuanya laki-laki. Namun pertunjuk sebelum dimulai, tarian Remo dengan nyanyian parikan  nada Arekan selau di awal.
tarian remo sebelum Ludruk dimulai

Tarian Remo dan pertunjukan humor selalu tampil di mana-mana, hingga akhirnya sebuah acara besar yang di hadiri oleh orang-orang Batavia mengundang kelompok dagelan Cak Mo. Di saat sela-sela pertunjukan karena terhibur, salah seorang tamu tertawa terpingkal-pingkal serta kakinya menhentak-hentakan ke tanah sambil berkata “Lu” (kamu, bahasa betawi) berulang-ulang menujuk para pemain dagelan di panggung, orang yang melihat aksi lucu dari orang betawi tersebut ikutan tertawa.

Karena sangat heboh, sebuah pertunjukan humor yang biasa oleh kalangan orang jawa degelan, orang-orang betawi menyebutnya dengan Ludruk yang merupakan gabungan kata dari Lu (kamu) dan Gedruk (hentak kaki) namun ada versi lain bahwa Ludruk adalah gabungan kata dari Lucu dan Gedruk yang berarti karena hiburan yang dibawakan sangatlah lucu hingga membuat penonton tertawa hingga menghentak-hentakan kaki (ngedruk).

Dan saat itulah dagelan yang lebih condong pada kalangan jawa di sebut Ludruk. Dan Ludruk tidak akan pernah lepas dari Remo beserta parikannya yang saat ini keduanya menjadi andalan kota Surabaya.

Dalam perkembangannya Tarian Remo tidak hanya di bawakan oleh seorang pria saja, melainkan juga di bawakan oleh kaum perempuan juga semenjak perkumpulan reyog se-Indonesia mengganti pemain jathilan menjadi perempuan cantik yang awalnya adalah remaja laki-laki yang berparas cantik.

Sedangkan Remo perempuan tidak ada perbedaan pada Remo Pria, hanya saja pada rias wajah Remo perempuan di beri aksesoris kumis, jenggot, gudek tipis. Karena mengingat pencipta Remo, Cak Mo yang juga memiliki kumis tipis.



Sunday, January 4, 2009

media online tentang latihan soal ebtanas siswa, mahasiswa, cpns

sekarang banyak orang terutama pelajar atau calon pns berlatih soal -soal ujian melalui dunia maya, guna mempersiapkan mental dengan soal- soal yang hendak di hadapinya, nah saya beritahu situs soal- soal gratis tinggal klik 2 kali saja langsung ke situsnya..., seperti:
1.untuk pelajar & calon pns=
>scribd
>e-dukasi
>matematika
2.khusus calon pns=
>soalcpns
>cpns online
 atau leawat di soal disana ada berbagai soal latihan ebtanas mulai tahun2003 sampai sekarang,juga disitus tersebut ada penyelesaiaanya, juga nilai, jadi kalian mencoba silakan.
      semoga berguna danselamat mencoba.

dwonload lagu terbaru?

iklan 2

Followers